
Para gamer pecinta simulasi unik, bersiaplah! Pigeon: A Love Story, game di mana kamu menjadi seekor merpati yang mencari jodoh sejati di kota-kota besar dunia, baru saja merilis demo versi 1 di Steam pada 11 Juni 2026. Kabar terbaiknya? Demo ini kini mendukung bahasa Jepang, yang berarti semakin dekat dengan aksesibilitas global. Game buatan developer Wristwork ini mengajak kamu menjelajahi replika skala nyata kota-kota ikonik seperti London, New York, dan Tokyo, lengkap dengan ratusan ribu NPC merpati otonom yang saling berinteraksi secara real-time. Penasaran bagaimana rasanya menjadi burung dara yang jatuh cinta? Yuk, simak detail selengkapnya!
Multiplayer Hingga 8 Pemain: Cari Jodoh atau Balapan?
Salah satu fitur paling menarik dari Pigeon: A Love Story adalah mode multiplayer yang mendukung hingga 8 pemain. Dengan mikrofon terintegrasi, kamu dan teman-teman bisa berkomunikasi sambil menjelajahi kota. Ada dua mode utama: mode kooperatif di mana kalian harus saling menemukan satu sama lain di tengah lautan merpati, dan mode balapan yang mempertemukan kalian untuk berebut merpati jodoh yang sama. Seru banget, kan? Jangan lupa cek berita Japanese Gaming lainnya untuk update game unik seperti ini.

Buat kamu yang lebih suka santai, ada juga screensaver mode yang menjalankan game secara otomatis — tinggal duduk dan nikmati pemandangan burung-burung dara beterbangan di atas atap kota. Dengan lebih dari ratusan ribu NPC merpati yang saling berinteraksi, setiap sesi terasa hidup dan organik. Kalau kamu penasaran dengan proses pengembangan game ini, bisa baca selengkapnya di sumber aslinya.

Dengan konsep yang absurd namun adiktif, Pigeon: A Love Story sukses mencuri perhatian komunitas gamer indie. Apalagi dengan update multiplayer dan dukungan bahasa baru, game ini siap menjadi ajang kumpul-kumpul seru bareng teman. Udah nggak sabar jadi burung dara dan cari jodoh? Langsung download demo-nya di Steam sekarang juga!