
Dunia idol Jepang kembali dikejutkan. Grup unik bernama Tsuki ni Ashiato o Nokoshita Shoujo-tachi wa Ittai Nani wo Mita no ka… (sering disingkat Tsukiato) mengumumkan akan mengakhiri seluruh aktivitas mereka setelah konser final one-man live pada 17 Oktober 2026. Kabar ini dirilis oleh pihak manajemen Platinum Production pada 12 Juni lalu, dan langsung ramai diperbincangkan di kalangan wota Tanah Air.
Dibentuk pada tahun 2021, Tsukiato mengusung konsep bulan yang kuat — mulai dari nama, lagu, hingga visual identity. Mereka merupakan grup saudari dari Terrace×Terrace, yang sebaliknya mengusung tema matahari. Selama lima tahun berkarier, kelima anggota — Aoto Kotone, Nauwa Yuna, Hazaki Hono, Hayasaki Yuna, dan Minami Rena — berhasil mencuri perhatian berkat konsep yang puitis dan penampilan panggung yang memukau.
Perjalanan Tsukiato dan Makna 'Astronomical Observatory'
Menariknya, fanclub resmi grup ini dinamai Tenmondai (天文台), yang berarti observatorium astronomi — semakin memperkuat nuansa langit malam yang jadi DNA mereka. Konser perpisahan akan digelar di Shinagawa The Grand Hall, Tokyo, sebuah venue yang cukup prestisius untuk panggung terakhir para gadis ini. Setiap anggota telah menyampaikan pesan pribadi melalui situs resmi, meski isi penuh haru itu belum sempat kami terjemahkan secara utuh.
Bagi penggemar di Indonesia yang ingin menyelami lebih dalam perjalanan mereka, baca pengumuman lengkapnya di sini atau cek berita Japanese Infotainment lainnya untuk tetap update.

Kehilangan satu grup dengan konsep segar seperti Tsukiato tentu meninggalkan lubang di industri. Namun, mereka meninggalkan jejak — persis seperti judul mereka — "gadis-gadis yang meninggalkan jejak kaki di bulan."

Pantau terus artikel kami, karena belum tentu ini perpisahan selamanya — di dunia idol, final seringkali hanyalah awal baru.