
Brace yourselves, pecinta JRPG! Square Enix akhirnya resmi mengumumkan Final Fantasy Resonance, game baru yang bukan sekadar remake biasa. Berbasis Final Fantasy Brave Exvius (FFBE) untuk mobile, game ini dibangun ulang total sebagai RPG konsumer dengan pendekatan yang bikin melongo.
Yang paling bikin penasaran? HD-2D. Ya, ini adalah Final Fantasy pertama yang menggunakan gaya visual HD-2D—perpaduan karakter dot-pixel dengan latar 3D sinematik. Kalau kamu penggemar Octopath Traveler, bayangkan sensasi itu ditambah skala Final Fantasy. Efek kamera dramatis, summon幻獣 (genjutsu) raksasa, dan airship meluncur bebas—semua dioptimalkan untuk bikin kamu benar-benar immersed.
Proyek ini dimulai sejak akhir 2020 ketika produser Keisuke Nakajima mengajukan proposal. Kini, setelah 6 tahun pengembangan, Resonance dijadwalkan rilis tahun 2026. Cerita utama mengadaptasi Season 1 FFBE, tapi jangan kira cuma copy-paste. Penulis skenario asli, Yukinori Kitajima, menulis ulang naskah dari nol. Dialog dirombak, plot diatur ulang, dan sub-quest seluruhnya baru. Tapi jangan khawatir—drama tebal khas FFBE tetap dipertahankan.

Urusan gameplay, Resonance menganut turn-based command RPG klasik. Tim ingin pemain mikir keras soal party build—bukan sekadar auto-battle seperti mobile. Setiap karakter punya motivasi yang diperjelas, latar belakang diperdalam, biar kamu beneran peduli sama nasib mereka. Ini beda banget sama FFBE yang serba cepat dan grindy.

So, apakah ini remake atau game baru? Jawabannya: keduanya. Ini penghormatan untuk veteran FFBE, sekaligus undangan untuk pemain konsol yang ingin merasakan cerita epik tanpa beban gacha.
Kesimpulan? Final Fantasy Resonance adalah gebrakan berani yang memadukan nostalgia pixel dengan inovasi modern. Kalau kamu rindu JRPG turn-based dengan cerita berbobot, pantengin terus tanggal rilisnya. Siapa tahu ini jadi hidden gem tahun depan? Udah siap pre-order? Tulis pendapatmu di kolom komentar!