
Kabar gembira buat kamu yang doyan eksplorasi dunia unik! Chronoscript: The Endless End, game aksi-petualangan yang menggabungkan dunia 2D di atas kertas manuskrip dengan mansion 3D, dipastikan akan rilis di Steam dan PlayStation 5 pada musim gugur 2026. Game ini digarap oleh Deskworks dan diterbitkan oleh Shueisha Games—penerbit yang juga mendukung judul-judul indie kreatif.
Konsepnya bener-bener segar: pemain bakal bolak-balik antara dunia 2D bergaya tinta pena di atas lembaran naskah, dan mansion 3D yang penuh misteri. Setelah sebelumnya memperkenalkan stage awal, tim pengembang baru saja merilis trailer terbaru yang menampilkan stage “Mesir Kuno” sebagai lokasi baru. Dijamin, eksplorasi makin seru dengan latar piramida dan hieroglif!

Yang bikin makin gacor adalah jajaran kreator legendaris yang terlibat. Shimazaki Mari (Bayonetta, Ōkami) menangani desain karakter dan model 3D. Komposisi musik digawangi oleh Mitsuda Yasunori (Chrono Trigger, Xenogears), dibantu Tsuchiya Shunsuke dari Procyon Studio, Maryam Abonnaśer, dan guest composer Kiyota Aimi. Cukup untuk bikin telinga gamers Indonesia bergidik nostalgia!
Ceritanya? Kamu akan mengikuti Viola S. Chambers, seorang penulis vampir yang dikutuk abadi. Dia meminta keturunan klannya, Fredrick G. Müller, untuk mengedit cerita yang sudah berlangsung seribu tahun. Tapi Fredrick justru terperangkap di dalam mansion dan harus menjelajahi halaman-halaman naskah yang dalam. Musuh yang dihadapi adalah “Nare no Hate”—arwah penasaran yang bangkit kembali dan menyimpan cerita kelam. Kalahkan mereka untuk mengungkap lore mereka.

Dengan gameplay yang memadukan platforming 2D dan eksplorasi 3D, komposer jempolan, serta alur cerita yang penuh intrik, Chronoscript: The Endless End wajib masuk wishlist-mu. Udah nggak sabar ngebut di atas lembaran kertas sambil ngelawan musuh? Yuk langsung tambahin ke daftar pantauan, dan ajak teman-teman ngobrolin game ini di kolom komentar!